Lima jilid ini membentuk satu kerangka yang koheren untuk memahami dan menegakkan perilaku etis di seluruh bidang kesehatan Indonesia — mencakup institusi besar dan kecil, individu dalam pelayanan dan dalam riset, serta mekanisme yang menjembatani semuanya saat pelanggaran terjadi. Pilih satu jilid di bawah untuk mulai membaca.

Jilid 0 Mekanisme Penegakan Buku 0 dari Seri Lima Jilid

Melampaui Teks Kode Etik

Panduan Operasional Penegakan Etik Kesehatan Indonesia

Buku rujukan bersama bagi keempat buku lain dalam seri ini. Membahas mekanisme sidang etik, lima formulir operasional siap pakai, jenjang sanksi, dan yang terpenting: kerangka diagnostik empat lapis norma (akhlak, budi pekerti/moral, etika, hukum) sebagai alat kerja penegak etik — tanpa membentuk lembaga sidang baru untuk mengadili akhlak.

Baca Jilid Ini
Jilid 1 Etika Institusi RS Buku 1 dari Seri Lima Jilid

Nurani Sang Penjaga

Etika dan Kode Etik Rumah Sakit Sekunder-Tersier

Mengupas etika kelembagaan rumah sakit secara mendalam: sejarah dan anatomi KODERSI, mengapa rumah sakit sebagai badan hukum (rechtspersoon) tidak memiliki nurani namun tetap dapat dimintai pertanggungjawaban etik, perbandingan KODERSI dengan KODEKI, hingga model kode etik rumah sakit lengkap yang dapat diadaptasi langsung.

Baca Jilid Ini
Jilid 2 Etika Personal Nakes Buku 2 dari Seri Lima Jilid

Tangan yang Menyembuhkan, Hati yang Berakhlak

Pedoman Etika dan Karakter Tenaga Kesehatan dalam Pelayanan

Berbicara langsung kepada setiap tenaga kesehatan dan tenaga medis sebagai pribadi. Menjawab paradoks: mengapa seseorang bisa etis dan legal secara formal, namun belum tentu berakhlak? Membahas informed consent, komunikasi manusiawi, burnout, bias, etika akhir hayat, hingga akhlak sebagai sumber energi moral yang tidak pernah padam.

Baca Jilid Ini
Jilid 3 Etika Riset & Didik Buku 3 dari Seri Lima Jilid

Jujur pada Kebenaran, Berpihak pada Manusia

Etika Penelitian dan Pendidikan Kesehatan

Menjelajahi dimensi etik yang sering terlewat: integritas ilmiah (fabrikasi, falsifikasi, plagiarisme), etika authorship, perlindungan subjek penelitian melalui KEPK dan BPOM, serta relasi kuasa yang rawan antara pembimbing dan peserta didik dalam pendidikan klinis.

Baca Jilid Ini
Jilid 4 Etika Layanan Primer Buku 4 dari Seri Lima Jilid

Penjaga Gerbang Kesehatan Wilayah

Etika Puskesmas dan Layanan Primer

Merintis sesuatu yang belum pernah ada di Indonesia: kerangka kode etik kelembagaan untuk Puskesmas dan fasilitas layanan primer. Menjelaskan pergeseran paradigma dari "pasien yang datang" ke "warga yang dijaga" — basis kewajiban etik berbasis wilayah, bukan sekadar pasien yang memilih datang.

Baca Jilid Ini
Naskah Pelengkap & Rancangan Kode Etik

Selain seri lima jilid di atas, perpustakaan ini juga menghimpun naskah rujukan yang lebih spesifik dan operasional — termasuk rancangan kode etik kelembagaan yang dapat langsung diadopsi atau dijadikan bahan diskusi oleh institusi terkait.

Naskah Perintis Naskah Perintis — Kode Etik

Kode Etik Kelembagaan Layanan Primer Indonesia

Naskah Rujukan bagi Puskesmas, Klinik, dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama

Naskah perintis berisi 21 pasal siap pakai yang mengoperasionalkan kerangka pada Jilid 4 — mengatur identitas dan tanggung jawab wilayah, etika promotif-preventif, rujukan berjenjang, keterbatasan sumber daya, relasi dengan tokoh lokal, hingga tiga opsi kelembagaan penegak yang ditawarkan secara terbuka karena belum ada keputusan resmi mengenai hal ini di Indonesia.

Baca Naskah Ini